Panjat Tebing Sumbang Dua Emas
sang petualang,
Senin, 14 November 2011
Dua medali emas kembali dipersembahkan cabang panjat tebing pada hari keempat SEA Games XXVI di Palembang, Senin, 14 November 2011. Dua emas tersebut datang dari nomor speed track putra dan putri. Satu perak juga dipastikan masuk dalam lumbung medali Indonesia.Kemarin, panjat tebing menyumbangkan satu medali emas. Dengan demikian, hingga hari ini tim nasional mengantongi tiga emas dan satu perak. Emas pertama datang dari nomor speed track putri. Dua atlet terbaik Indonesia, Fitriyani dan Santi Wellyanti, bersaing untuk menyabet medali emas.
Medali emas pertama di hari kedua akhirnya jatuh ke tangan Fitriyani yang menorehkan waktu 9,36 detik. Sementara itu, Santi Welyanti harus puas meraih medali perak setelah kalah tipis dengan catatan waktu 9,39 detik.
Medali perunggu diraih atlet Singapura, Sim Ming Xin Judit, yang meraih catatan waktu 14,46 detik. Fitriyani dan Santi mengaku puas dengan hasil yang mereka bukukan. Hanya, mereka berharap pada event selanjutnya akan tercipta catatan waktu yang lebih baik lagi.
Pada nomor yang terbilang bergengsi ini, atlet dari Malaysia menjadi juru kunci, yaitu Rosharyani Zainal, yang mencatatkan waktu 20,16 detik. Di nomor speed track putra, Indonesia juga sukses meraih medali emas melalui Abu Dzar Yulianto.
Dengan catatan waktu 8,65 detik, Yulianto unggul jauh atas lawan-lawannya. Sayangnya, rekan satu timnya, Gunawan Santoso, belum berhasil mempersembahkan medali dan hanya mampu menembus finis di nomor 8 dari 10 kontestan.
Pesaing terdekat Abudzar Yulianto adalah atlet Vietnam, Phan Thanh Nhien, dengan catatan waktu 11,37 detik. Sementara itu, medali perunggu menjadi milik atlet asal Singapura, Choo Weng Kit Adriel, dengan catatan waktu 11,38 detik.
Dengan dua tambahan emas ini, maka cabang panjat tebing sudah menyumbang tiga emas bagi Indonesia. Sebelumnya, Indonesia sukses meraih emas dari nomor boulder putra atas nama Aan Aviansyah.
Peluang menambah medali akan kembali digelar dalam arena yang sama. Pada Selasa, 15 November 2011, Ilmawati Labandu dan Wilda Baco Ahmad akan diturunkan pada nomor lead putri. Adapun di kelompok lead putra akan diturunkan dua atlet terbaik, yakni Nurmansyah Putra Kahir serta Amri.
“Besok kita berpeluang kembali dapat emas melalui lead putra-putri. Mereka (atlet) tercatat cukup disegani di SEA Games,” ujar Suparman, staf tim nasional Indonesia.
Sumber Fhoto dan Berita:http://www.tempointeraktif.com Selengkapnya...
SEA Games : Panjat tebing raih satu medali emas
sang petualang,
Minggu, 13 November 2011
Peraih medali perak pada cabang itu adalah Zher Yeow Jay (Singapura), dan perunggu diraih oleh Hafzanizam (Malaysia).
Olahraga panjat tebing memang baru pertama kali dipertandingkan pada pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) 2011 ini.
Pada SEA Games kali ini, tim Nasional Indonesia menyiapkan 24 atlet yang terdiri 12 putra dan 12 putri.
Sumber berita dan Fhoto:http://www.antaranews.com
Selengkapnya...
Porprov Sulteng 2010 :FPTI Donggala Gelar TC Berjalan
sang petualang,
Senin, 08 Maret 2010
Program TC yang digelar lebih awal ini, akunya, karena memang membutuhkan persiapan yang matang sebelum menghadapi Porprov, “persaingan perebutan medali nantinya akan sangat ketat, karena itu kami mempersiapkan diri dari sekarang “ tandasnya.
Akan tetapi karena keterbatasan dana dan sarana yang dimiliki, maka FPTI donggala memutuskan untuk menggelar TC berjalan dimana pelaksanaan latihannya akan digelar dibeberapa lokasi yang menyediakan sarana untuk panjat dinding, program yang telah dimulai sejak pekan lalu ini di ikuti 8 orang atlet yang terdiri dari 5 atlet putra dan 3 atlet putri.
Selain melaksanakan TC berjalan, FPTI Donggala juga telah memprogramkan untuk melaksanakan uji coba resmi dalam berbagai kompetisi yang dilaksanakan sebelum event porprov, “ selain melaksanakan TC berjalan, kami juga telah memprogramkan uji coba resmi dalam berbagai kompetisi, ini penting untuk menilai perkembangan kemampuan atlit dan membaca kekuatan lawan” tambahnya.
Sementara itu kepala pelatih, Moh. Jihad mengatakan akan berupaya maksimal untuk mempersiapkan atlit kabupaten Donggala, agar bisa memenuhi target perolehan medali yang telah dipatok “ kami sudah menyusun program latihan bagi para atlet, dan ini akan dievaluasi bersama setiap bulannya, mudah-mudahan TC ini bisa berjalan dengan baik, agar para atlit bisa menggondol medali pada Porprov nanti” jelasnya.
Selengkapnya...
Porprov Sulteng 2010 : FPTI Donggala Targetkan Tujuh Emas
sang petualang,
Minggu, 28 Februari 2010
Pengcab Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Donggala menargetkan perolehan 7 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah (Porprov Sulteng) 2010, yang rencananya akan digelar di Tolitoli 17-23 Juli mendatang. Ketua Harian Pengcab FPTI Donggala, Edy Wicaksono usai pertemuan dengan pengurus FPTI di sekertariatnya , Ahad (28/2) mengatakan, target 7 medali emas itu sudah cukup memadai untuk menjadi juara umum di Porprov Tahun ini. “ Bila melihat kemampuan dan kesiapan atlit, termasuk dukungan penuh dari Pemda Donggala, kami yakin bisa menjadi juara umum dalam event porprov nantinya” ujarnya.
Menurutnya lagi, target tersebut cukup realistis, selain melihat kesiapan dan kemampuan atlet yang akan tampil membela nama Kabupaten Donggala, juga berdasarkan penyebaran atlet unggulan Sulteng ke beberapa daerah yang dinilainya sangat menguntungkan Donggala.
Untuk Porprov kali ini, Pengcab FPTI Donggala hanya menyertakan sebanyak 8 atlet, terdiri dari 5 atlet putra dan 3 atlet putri, yang beberapa diantaranya telah lama membela pengcab FPTI Donggala. Atlit putera terdiri dari Efendi , H. Nasir, Zikran, Asfar dan Nurdiansyah yang diharapkan bisa menyumbangkan medali di beberapa kategori yang dilombakan, sementara untuk puteri Donggala akan mengandalkan Rosnita yang prestasinya cukup cemerlang.
"Kami akan mengandalkan nomor-nomor tertentu untuk meraih emas, karenanya pada kegiatan pelatda atlit akan difokuskan pada nomor-nomor unggulan, hal ini didasarkan pada evaluasi potensi , kemampuan serta prestasi yang dimiliki atlet Donggala” tambahnya.
Bagi Edy untuk mewujudkan target menggondol medali emas. Kota Palu, Sigi Dan Buol dinilainya merupakan pesaing berat bagi Donggala dalam perebutan medali emas. Sebagai catatan Pada Kejurda Tahun 2007, Kabupaten Buol dan Donggala bersaing ketat dalam perebutan medali. Namun peta kekuatan di Porprov tahun ini telah berubah, diprediksi Kota Palu dan Sigi akan berpotensi merebut medali di beberapa nomor.
"Masing-masing daerah sudah saling tahu kekuatan dan kekurangan tim lawan, tinggal kesiapan fisik dan mental yang menentukan di lapangan," jelasnya. Dalam kejuaraan nanti, Panjat Tebing mempertandingkan sebanyak 15 nomor, dari beberapa kategori seperti lead, speed dan boulder baik beregu maupun perorangan putera dan puteri.
sumber:Media Alkhairaat (1/3/10)
Selengkapnya...
Panjat Tebing dilombakan Di Porprov Sulteng 2010
sang petualang,
Jumat, 26 Februari 2010
Cabang olahraga panjat tebing akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah Tahun 2010, yang menurut rencana akan dihelat pada tanggal 17-23 Juni 2010 di Kabupaten Tolitoli. Dalam Porprov Sulteng kali ini panjat tebing akan memperebutkan 15 medali emas dari beberapa kategori baik perorangan maupun beregu.Cabang olahraga yang baru kali ini diikutkan dalam Porprov Sulteng, akan mempertandingkan beberapa kategori baik perorangan maupun beregu, diantaranya lead beregu putera , lead beregu puteri, dan lead beregu campuran, selain kategori lead juga kategori kecepatan serta boulder masing-masing untuk putera, puteri dan campuran baik beregu maupun campuran.
Dimasukannya cabang olahraga panjat tebing dalam Porprov tahun ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi para atlit panjat di Sulawesi tengah. Ketua Harian pengurus cabang Federasi Panjat Tebing Indonesia kabupaten Donggala, Edy Wicaksono berharap keikutsertaan cabang olahraga panjat tebing dalam Porprov bisa semakin memperkenalkan panjat tebing di masyarakat serta meningkatkan prestasi atlit daerah. “Dengan dipertandingkannya cabang olahraga panjat dalam Poroprov akan semakin mempopulerkan olahraga ini di masyarakat luas khsusunya kalangan pemuda, serta akan memacu prestasi atlet daerah" tambahnya.
Meski pelaksanaan Porprov Sulteng masih 5 bulan lagi, masing-masing daerah tengah sibuk mempersiapkan atlitnya untuk mengikut perhelatan olahraga daerah tersebut. H. Akang, atlet andalan Kabupaten Donggala mengakui dirinya beserta atlit donggala yang lainnya terus mempersiapkan diri guna meraih prestasi terbaik di Porprov nantinya, ia juga berharap dukungan dari Pemerintah kabupaten dalam menyediak dan memfasilitasi latihan para atlet Donggala.
Selengkapnya...
Jatim Rajai Bupati Cup Sangatta
sang petualang,
Rabu, 27 Januari 2010
Jawa Timur merajai Kejuaraan Nasional Panjat Tebing Bupati Cup II 2010 di Kabupaten Kutai Timur, Kaltim, setelah atlet-atletnya menjuarai nomor speed putra dan putri.Untuk juara tercepat putri diraih oleh Hj. Wilda asal Klub Eiger Surabaya, sedangkan tercepat putra juga direbut atlet Jawa Timur Galar Pandu Asmoro dari FPTI Surabaya.Wilda berhasil menjadi juara I speed putri dengan mengalahkan Tri Adianti asal Klub Makassar, sedangkan juara III ditempati Mila Lenasari dari FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) Bekasi.
Pada kategori speed putra, juara I diraih Galar Pandu Asmoro juga dari FPTI Surabaya setelah di final mengalahkan Nanang Ibrahim dari Vertikal Climbing Club. Juara III Rahmad Gunawan Santoso asal FPTI Bekasi.
Selain mendapatkan Piala Bupati, juara I speed putra juga berhak mengantongi hadiah Rp5 juta, juara II Rp4 juta dan juara III Rp3 Juta. Sedangkan untuk katagori juara I speed putri meraih hadiah sebesar Rp4,5 juta, juara II hadiah Rp3,5 juta dan juara III sebesar Rp2,5 juta.
Wilda mengaku senang bisa menjadi juara karena sesuai targetnya ingin menjadi juara pada Kejurnas di Kalimantan Timur itu. ”Uangnya akan saya tabung," tambahnya.
Ia menilai bahwa langkah Pemkab Kutai Timur menggelar even nasional sudah tepat karena akan memacu semangat atlet di daerah, serta mendukung program memasyarakatkan cabang olahraga panjat tebing. ”Saya berharap agar Kejurnas mendatang kembali digelar di Kutai Timur dan diikuti lebih banyak lagi atlet nasional," ujar Wilda.
Ia mengaku salut dengan kesiapan panitia karena mampu menyiapkan fasilitas yang layak untuk kejuaraan nasional. Kejurnas Panjat Tebing untuk memperebutkan piala bupati Kutai Timur itu dimulai sejak 12 Januari 2010 di Sangatta, Ibukota Kabupaten Kutai Timur dengan total hadiah Rp120 juta. ntr
sumber surabaya post
Selengkapnya...
Pra Pon
sang petualang,
Jumat, 17 Agustus 2007
Jawa Pos Online
Minggu, 12 Agt 2007,
Jatim Juara Umum
Kejurnas Panjat Tebing
SURABAYA - Tim panjat tebing Jawa Timur (Jatim) mengakhiri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pra-PON Panjat Tebing di Surabaya, kemarin, dengan sempurna. Mereka kembali menambah pundi-pundi emas dari nomor rintisan pria.
Dengan tambahan itu, maka Jatim mengoleksi 14 emas dari 21 emas yang diperebutkan. Mereka bukan hanya tampil sebagai juara umum, tapi sekaligus menunjukkan dominasinya di pentas panjat tebing tanah air.
Pada tiga nomor terakhir yang dilombakan kemarin di Lapangan Panjat Tebing KONI Jatim, mereka kembali menambah dua emas, dua perak, dan satu perunggu. Emas disumbangkan oleh Nurmansyah di nomor rintisan perorangan pria dan Hj. Wilda di nomor rintisan perorangan wanita.
Di dua nomor tersebut, Jatim secara meyakinkan mengalahkan lawan-lawannya. Nurmansyah mampu memupuskan ambisi atlet Jawa Barat (Jabar) di nomor rintisan, Amri, untuk menambah pundi-pundi emasnya. Sedangkan di sektor wanita, emas dan perak mampu diraup oleh atlet-atlet Jatim.
Hj Wilda tampil sebagai juara setelah mampu meraih poin lebih baik dari saingan sekaligus rekannya Ilmawaty dalam lomba kemarin. Sayang, Wilda gagal menambah emas dari nomor jalur pendek yang diikutinya. Dia hanya menyumbang perak dari jalur pendek.
Namun, hasil itu sudah membuat Pengprov FPTI Jatim puas. Sebab, mereka mampu menasbihkan diri sebagai juara umum di saat semua daerah menurunkan atlet terbaiknya. Sehingga, itu dapat menjadi modal berharga jelang PON XVII/2008 di Kalimantan Timur (Kaltim).
"Ini sudah bisa menjadi gambaran kekuatan lawan di PON mendatang. Sebab, semua daerah menurunkan atlet terbaiknya di sini. Selain itu, tuan rumah PON (Kaltim) juga ikut," papar Ketua Harian Pengprov FPTI Jatim Sulistyono Dwinugroho, kemarin.
Menurut dia, Jatim sangat berpeluang mengulangnya di PON XVII mendatang, itu tergantung pada persiapan yang dilakukan mereka sebelum even olahraga empat tahunan itu digelar. "Lawan pasti akan berusaha mengejar ketertinggalan dengan berbagai persiapan," ungkap Sulis.
Torehan 14 emas tersebut bukan hanya melampaui target yang dipatok KONI Jatim, yakni tujuh emas. Tapi, juga melampaui hasil Kejurnas tahun lalu di Karawang. Saat itu, Jatim mengumpulkan sembilan emas dan tampil sebagai juara umum.
Dalam kejurnas kali ini, hasil yang paling fantastis diperoleh Jatim dari nomor kecepatan. Di nomor tersebut, Galar Pandu Asmoro dkk menyapu bersih semua emas yang diperebutkan, yakni delapan emas. Hasil itulah yang mendongkrak motivasi mereka untuk terus menambah pundi-pundi emas dari nomor rintisan dan jalur pendek. (ham)
Selengkapnya...





